Wow PAD Mamuju Dinilai Tak Maksimal

0

SuryatopNews.com – Mamuju – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengakui pajak atau pemasukan daerah tidak maksimal seperti pajak bumi dan kepariwisataan, meski targetnya tahun ini bisa mencapai maksimal.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju H.Yusri Muis mengatakan,Target PAD melalui dinas pariwisata masih dalam kesenjangan dan PAD dari Hasil bumi yang di ekspor keluar daerah, tak terkontrol dengan baik, misal titik berangkat dan pintu keluar dari berangkatnya secara diam-diam. Sehingga kita mengusulkan agar mempertegas tehnis dilapangan.

“Harus punya teknis dilapangan, Karena kita sudah dibekali dengan aturan, sebab pungli juga kalau tak merunut dari sana, intinya perlunya pengawasan dengan tegas, kalau ingin maksimal,” Ungkap Kepala Bapenda, H. Yusri Muis saat ditemui diruang kerjanya, Selasa,21/03.

Lebih jauh Yusri Muis menjelaskan , sedangkan Dinas kepariwisataan, alasannya bahwa aset yang ada di Lombang-lombang dan di So’do bukan milik Daerah dan itu diharapkan hanya bagi hasil dari pendapatan itu, dan itu juga tidak maksimal karena ketergantungan.

Dorongan dengan tidak maksimalnya PAD melalui kepariwisataan perlunya ada aset sendiri, untuk terkelolah secara bersamaan, dan apabila bisa bergotong royong pada semua OPD kita yakin akan maksimal, tentunya ada desain yang baik bagi kepariwisataan,”harap Yusri Muis.

“Seperti Karampuang masalah akses jalan kesana ada Perhubungan, masalah bangunan ada Dinas PU, masalah komunikasi ada Kominfo, itu akan lebih ringan apabila ada kerja sama,”imbuh Kepala Bapenda Mamuju ini.

Selain itu semestinya ada destinasi milik Pemda sendiri, buat program yang tidak ketergantungan yang misalkan aset daerah yang hanya bergantung pada milik warga yang tentunya pemasukannya akan minim, namun dia juga tak menyalahkan objek destinasi wisata yang ada sekarang setidaknya ada PAD yang masuk.”kunci H.Yusri Muis.

Ad

Comments

Tinggalkan Komentar anda