Soal SDI Sumare, Komisi III DPRD Mamuju Akan Telusuri

0
Iksan Syarif ( Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Mamuju)

SuryatopNews.com – Mamuju – Terkait pembangunan SD Inpres Sumare Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju yang dipersoalkan dimana diduga dalam proses pembangunannya tidak sesuai speak, kini masih terus bergulir.

Sebelumnya Pejabat Pembuat Komitmen pembangunan SD Inpres Sumare Resky Purwasari, S.A.P saat dikonfirmasi soal adanya dugaan kesalahan speak pada pembangunan SD Inpres Sumare yang menggunakan Dana Alokasi Umum Tahun 20017 dengan kisaran anggaran Rp. 387,500.000, mengatakan, pada saat saya dan konsultan langsung kelapangan kayunya sudah diganti .

Menurut pengakuan pihak penyedia kayu yang sebelumnya itu pernah digunakan sebanyak enam batang , tetapi karena adanya teguran sehingga mereka mengganti dan adapun kayu yang ringan itu digunakan pada bagian tangga. Intinya mereka tidak gunakan sebagai kayu pondasi,”ujar Resky Purwasari, S.A.P

Sementara pada sambungan balok  yang disoal pada bagian atas itu hanya menggunakan paku , itu juga sudah menggunakan baut dan sebelumnya mereka memang mengakui tidak memperhatikan gambar.”Jelas Resky Purwasari,S.A.P.

Tanggapan yang berbeda dari Ketua Komite SD Inpres Sumare Moe Asbi menyebut bahwa ini perlu diperjelas material mananya yang sudah diganti.

Setau kami pasca pemberitaan dimedia itu proses pekerjaan terus berjalan dan itu sudah diplapon, sehingga tentu masih perlu untuk diselidiki agar pihak sekolah juga tidak merasa was – was atas bangunan tersebut,”harap ketua Komite SD Inpres Sumare ini.

Sementara itu ditempat yang berbeda saat dikonfirmasi Ketua Komisi III DPRD Mamuju Muh Iksan Syarif mengatakan, terkait persoalan ini kita akan menelusuri .

Jika memang ditemukan proses pembangunan di SD Inpres Sumare betul tidak sesuai speak maka tentu kita akan tetap tempuh hal yang terbaik yang tidak merugikan masyarakat.”kunci Iksan Syarif yang merupakan ketua komisi III DPRD Kabupaten Mamuju Selasa (2/01/18).

Adi .

Comments

Tinggalkan Komentar anda