Sekolah Mingguan Resist Community Kebanjiran Peserta

0

SuryatopNews.com – Polman – Sekolah mingguan yang dilaksanakan oleh Resist Community akhirnya kebanjiran peserta, hal ini menunjukkan antusias sejumlah pemuda dan mahasiswa yang ada di Polman untuk mengikuti sekolah Filsafat, sekolah Demokrasi dan sekolah Demonstran cukup signifikan.

Andi Rahmat salah satu peserta sekolah yang juga ketua Ipmapus Polman ini menyampaikan, untuk pertemuan pertama ini kami menilai sangat luar biasa, pemateri kanda Maenunis Amin dengan ulasan dan gaya bahasa yang digunakan itu sangat sederhana dan mudah untuk dipahami, sehingga filsafat ini kemudian menjadi sesuatu mengasyikkan.

Senada dengan itu Muhammad Dini Mario yang juga sebagi ketua kelas filsafat juga menyampaikan pengalaman pertemuan pertamanya dalam mengikuti sekolah filsafat.

Menurut saya pribadi sangat menarik pembahasannya, karena disamping pemateri mempunyai jiwa humoris yang bisa membuat para peserta tertawa lepas menikmati materi, kedua pemateri juga bisa membuat analogi-analogi sederhana dalam mendeskripsikan materi pengenalan filsafat,”sebut Dino.

Semenetra Asriawan sebagai Presiden Resist Community kepada Redaksi SuryatopNews.com mengatakan, pada Jumat sore 12 mei sekolah filsafat untuk pertemuan pertama berjalan sangat kondusif, banyaknya peserta yang meminati sekolah filsafat sehingga membuat Ressist Community sebagai pelaksana kegiatan membagi ke dalam dua kelas, sore jam 15.00-17.00, dan kelas malam 20.00-22.00

Untuk pertemuan pertama ini, teman-teman saya lihat sangat antusias dalam mengikuti sekolah filsafat. Namun untuk kuota yang kami target itu sudah melebihi kapasitas, sehingga kami tutup pendaftaran untuk gelombang pertama,”ujar Presiden Resist Community ini.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Awan ini menjelaskan bahwa walaupun masih banyak pendaftar masuk melalui inbox, tapi teman-teman pelaksana sudah menutupnya dan kami tunggu untuk gelombang kedua nantinya.

” Kita berharap bahwa kegiatan ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan sekaligus sebagai bentuk penghidmatan sosial yang kami lakukan di Resist Community.”tutup pria yang berlesun pipi ini.

Adi.

 

Comments

Tinggalkan Komentar anda