SDK Effect Berikan 40% Dukungan Untuk Habsi-Irwan

0
pilkada
pilkada

Suryatopnews.com Logos Research ‘n Consulting menyebut pengaruh tinggi dukungan politik mantan bupati Mamuju, SDK dan Demokrat terhadap paslon Habsi Wahid-Irwan Pababari serta kubu koalisi partai pendukungnya.

Direktur Logos Research ‘n Consulting Maenunis Amin menjelaskan beberapa variabel survey yang telah dilakukan lembaganya, “Dua variabel sebagai  uji validitas Logos adalah tingkat pengaruh dukungan politik SDK terhadap tingkat keterpilihan Habsi-Irwan.”

“Variabel lainnya adalah seberapa tingkat pengaruh Demokrat sebagai mesin politik Habsi-Irwan, dibandingkan dengan partai Hanura dan PKS sebagai koalisi pendukung Habsi-Irwan.” Imbuhnya.

Tingkat pengaruh dukungan politik SDK dan Demokrat sangat tinggi terhadap kubu Habsi-Irwan, “Pengaruh politik SDK menentukan 40% kekuatan dukungan terhadap Habsi-Irwan. Akan tetapi pengaruh politik SDK tersebut tidak bertahan konstan pasca tak lagi menjabat sebagai bupati Mamuju. Presentase semakin menurunnya angka swing voter dari 46% ke 24% mengindikasikan kuatnya pengaruh intervensi kekuasaan mempengaruhi pilihan politik.”

“Selain itu, terlihat dalam hasil survey kedua Logos pada 10 sampai 19 Oktober, 23% dari pendukung Habsi-Irwan telah mengalihkan dan berpotensi mengalihkan dukungannya ke kandidat lain.”

Sedangkan terkait pengaruh Demokrat, Logos menyebutkan Demokrat memiliki pengaruh sebanyak 58% sebagai mesin politik Habsi-Irwan, jauh di atas Hanura yang hanya di angka 30% dan PKS 12%.

Kontribusi Demokrat dinilai sebagai kelemahan utama kubu Habsi-Irwan, “Dominasi Demokrat dalam koalisi menyebabkan Hanura dan PKS tidak mengakar dan tidak terukur dinamis. Selama ini pilkada Mamuju lebih dijadikan oleh SDK-Demokrat sebagai manuver menuju 2017, sehingga porsi kedua partai koalisinya tidak proporsional. Ini menjadi riskan bagi Hanura dan PKS terutama sejak Demokrat tidak teregulasi sebagai partai pengusung Habsi-Irwan.”

Direktur Logos Research ‘n Consulting ini juga menyebut ketergantungan Habsi-Irwan dan koalisi terhadap SDK dan Demokrat, “Tanpa SDK dan Demokrat, maka mesin politik Habsi-Irwan dan koalisi akan stagnan. Belum ada figur di internal Demokrat yang mampu menjaga soliditas partai seperti SDK. Jika demikian, maka sangat logis jika kalkulasi 40% dukungan terhadap Habsi-Irwan selama ini adalah SDK effect.” Kuncinya.

Comments

Tinggalkan Komentar anda

SHARE
Next articleKPUD Mamuju Tetapkan DPTb-1