Ricky Valentino ; Mari Saling Jaga .

0

SuryatopNews.com – Massifnya pemberitaan miring oleh beberapa media seputar pelaksanaan Kongres HmI XXIX di Pekanbaru beberapa hari terakhir, sangat disayangkan banyak pihak, tak terkecuali oleh para Kandidat Ketua Umum PB HmI.

Di antaranya disampaikan oleh Ricky Valentino. “Kita sangat menyayangkan gaya pemberitaan beberapa media seputar pelaksanaan Kongres HmI ini beberapa hari terakhir. Baik frame maupun content beberapa berita itu terkesan sangat menghakimi. Parahnya, penghakiman itu hanya mengandalkan sumber yang berat sebelah”, ujar Kandidat Ketua Umum PB HmI ini.

“Saya bukan dalam kapasitas mengkuliahi para awak media. Tetapi sebagai orang yang pernah bergelut di dunia media, sedikit banyaknya saya paham cara kerja media”, jelasnya.

“Untuk itu, saya hanya mengingatkan kembali, jadilah media yang lebih mencerdaskan pembaca. Jangan terkesan seenaknya main hakim dengan menggunakan terma-terma demonis atau hanya berupaya menggiring wacana tertentu demi mengejar kapital. Apalagi kalau tidak paham peta kejadiannya, karena itu sangat menyesatkan pembaca dan sangat merugikan pihak yang didemonisasi”, lanjut Kandidat pengusung jargon “Keberanian Untuk Kebenaran” ini.

Ricky menghimbau kepada media-media itu untuk lebih membudayakan logika, etika dan estetika bahasa dalam menyajikan berita. Selain itu, Ricky juga menghimbau bahwa “dalam berburu berita, mari kita lebih menghargai kaidah ilmiah dalam memilih sumber, metode dan instrumen pengumpulan informasi sehingga tidak berat sebelah, jangan asal liput demi mengejar setoran. Setidaknya, jika kedua hal ini dijaga, kredibiltas media pun akan terjaga”, himbau mantan Marketing Media Portal Pelita Online ini.

Saat ditanyai bagaimana semestinya publik menyikapi beberapa kejadian kurang menyenangkan seputar pelaksanaan Kongres, sebagaimana disajikan ala beberapa media, Ricky menghimbau bahwa “beberapa kejadian kasuistik itu seperti aksi protes beberapa kelompok dari saudara-saudara kita kafilah keluarga besar HmI terhadap Panasko dan Panlok berikut beberapa kejadian setelahnya, harus dilihat dan disikapi secara proporsional. Saya yakin, keluarga besar kita di Pekanbaru telah melakukan ini dengan baik. Keluarga besar kita di sini cukup cerdas sehingga tidak mudah tergiring arus pemberitaan yang tidak berimbang. Buktinya, sampai sekarang, keluarga besar kita di sini masih menerima kita dengan baik”.

Ricky juga menghimbau kepada keluarga besar HmI, terutama kafilah di luar peserta penuh dan peserta peninjau Kongres HmI XXIX untuk berusaha lebih baik dalam menjaga kepercayaan yang diberikan oleh keluarga besar masyarakat Indonesia di Pekanbaru.

“Kepada kafilah keluarga besar HmI terutama saudara-saudara seperjungan yang bukan peserta penuh dan atau peninjau, mari kita berusaha dengan lebih baik lagi untuk menjaga kepercayaan keluarga besar kita di sini. Jadikanlah beberapa kejadian beberapa hari terakhir sebagai pembelajaran berharga. Mari saling menjaga. Jagalah Himpunana sebagaimana Engkau Menjaga Rumahmu, Jagalah Kepercayaan Keluarga Besar Kita, Masyarakat Pekanbaru sebagaimana Engkau Menjaga Kepercayaan Keluargamu di Rumah.

Mari kita tunjukkan bahwa HmI hadir untuk semua, untuk Keluarga Besar Kita Masyarakat Pekanbaru, untuk Keluarga Besar Kita Masyarakat Indonesia bahkan untuk Keluarga Besar Kita Masyarakat Dunia, yang dengannya mampu menegaskan kembali bahwa kita masih dan akan terus layak untuk mengemban misi keumatan dan kebangsaan.

Kehadiran kita di sini adalah untuk merekatkan tali silaturrahmi antar elemen bangsa, membangun kembali arah gerak perjuangan dan perkaderan, merumuskan kembali mimpi-mimpi keumatan dan kebangsaan demi Mengembalikan Eksistensi dan Marwah HMI Sebagai Garda Perjuangan Umat dan Bangsa, sebagaimana pernah dicontohkan oleh para pendahulu kita di HmI. Bukan sebagaimana diberitakan beberapa media”, tutup Ricky.

Comments

Tinggalkan Komentar anda