Rencana Pengukuhan Putra Mahkota Kerajaan Mamuju, Menuai Protes

0

SuryatopNews.com – Mamuju – Peringatan Hari jadi Mamuju yang ke 477 yang rencananya akan dilaksanakan pada 12 juli 2017 dan sekaligus ada prosesi adat pengukuhan putra mahkota menuai protes dari salah satu cucu Djalaluddin Ammana Inda yakni Andi Sandi Haer Dai .

Menurutnya bahwa menurut buku yang saya baca dalam buku nenek saya yakni Djalaluddin Ammana inda bahwa yang bisa menggantikan raja itu adalah anak nya, bukan cucunya dan tidak pernah tertulis dalam buku tersebut bahwa ada putra mahkota.

Sehingga dalam rencana acara pelantikan putra mahkota yang akan diadakan besok kami anggap itu dilakukan secara sepihak, karena pada saat pemilihan putra mahkota kami tidak di beritahukan, lagi pula kami tidak pernah melihat atau membaca dalam buku bahwa ada putra mahkota yang ada hanyalah raja di ganti oleh anaknya. teran Andi Sandi.

Kekecewaan lain dari kami kepada Maradika Mamuju yakni Andi Maksum Dai karena dalam penunjukan putra mahkota beliu tidak memberitahukan kepada saudaranya, yakni Andi Amir Dai padahal beliu masih hidup,
”tegas Andi Sandi Haer Dai.

keputusan yang diambil oleh raja Mamuju Andi Maksun Dai telah menyalahi aturan adat yang ada, karena keputusan dalam memilih atau melantik putra mahkota kerajaan Mamuju itu dilakukan secara sepihak kunci Andi Sandi Haer Dai yang juga merupakan cucu dari Djalaluddin Ammana Inda.

Untuk diketahui bahwa protes juga dapat dilihat pada depan rumah adat Mamuju terpasang sebuah Baligho yang bertuliskan ” Aliansi Masyarakat Mamuju dan Keluarga Besar Djalaluddin Ammana Inda menolak keras pengukuhan putra mahkota dan perangkat adat Mamuju, sementara sejumlah persiapan yang terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju kian berjalan dan beberapa kerajaan di Sulbar dan diluar Sulbar dikabarkan akan menghadiri kegiatan tersebut.

Man /Ad

Comments

Tinggalkan Komentar anda