Ramadan dan Kisah Warga 4 Desa di Ulumanda yang Hidup Tanpa Listrik

0

SuryatopNews.com – Majene – Bulan suci ramadan 1438 H yang bertepatan dengan tahun 2017 M tampaknya jadi kenangan pahit untuk ribuan warga Dusun Taukong, Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Majene.

Jika di bulan ramadan tahun-tahun sebelumnya, sekitar 1.500 jiwa yang mendiami dusun ini dapat menikmati listrik, namun kini mereka tak lagi dapat penerang listrik usai bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) di Taukong jebol.

Kepala Dusun Taukong, Muh. Amin, mengatakan, saat ini warga tak lagi bisa mendapatkan arus listrik, karena bendungan yang sempat berfungsi membangkitkan listrik selama sembilan tahun telah jebol pada bulan september 2016 lalu.

“Ya untuk ramadan tahun ini, kami bangun untuk sahur hanya pakai pelita untuk penerangan,” terang Muh. Amin, Minggu (28/5).

Untuk sholat tarwih di Masjid, warga Taukong masih bisa menggunakan genset (generator), itu pun sangat terbatas.

“Kalau sholat tarwih, di Masjid masih ada generator, tapi terbatas, hanya sampai jam 11 malam,” tutur Muh. Amin.

Persoalan akses jalan yang rusak parah, membuat pasokan bahan bakar bensin sulit didapatkan, hingga untuk menghidupkan genset, pihak pengurus Masjid terpaksa harus menghemat bahan bakar.

Persoalan listrik di Kecamatan Ulumanda ternyata bukan persoalan baru, selain empat dusun di Desa Tandeallo, terdapat tiga desa lainnya yang bernasib sama. Diantaranya desa Ulumanda, Popenga dan Panggalo.

Warga desa Ulumanda, Sunardi yang ditemui wartawan, Minggu (28/5) membenarkan hal tersebut. “Iya, ada empat desa di bagian pegunungan yang belum mendapatkan listrik PLN. Di Taukong, desa Tandeallo dulu memang pernah ada listrik PLTMH tapi sekarang rusak,” katanya.

Sunardi menuturkan, jika dihitung, terdapat kurang lebih 6 ribu warga yang mendiami empat desa tersebut. Kepada wartawan Sunardi berharap, pemerintah daerah dan desa setempat, agar mengupayakan pembangunan instalasi listik, untuk memenuhi.

Muhammad Saleh DP

Comments

Tinggalkan Komentar anda