Polemik Lahan Warga Rangas Dengan Pengembang , Polres Mamuju Akan Ambil Langkah Hukum

0

SuryatopNews.com – Mamuju – Terkait polemik lahan warga yang ada di Lingkungan Rangas Kecamatan Simboro yang sampai saat ini belum ‘dibayarkan oleh pihak Pengembang kembali dikeluhkan oleh sejumlah pemilik lahan yang ada.

Umar salah satu pemilik lahan mengatakan, persoalan ini sebenarnya kami sudah laporkan kepada pihak kepolisan dalam hal ini Polres Mamuju, namun pada saat itu kami kembali dimediasi oleh Kapospol Simboro dengan pihak pengembang bersama dengan salah satu Notaris untuk kembali membuat perjanjian.

Pada jumat tanggal 28 april 2014 lalu kami dimediasi, dan ada kesepakatan yang dibuat secara tertulis melalui Notaris atas nama Damiah Husain,SH,.M.Mn dimana juga dihadiri oleh sejumlah pemilik lokasi dan perwakilannya masing.”ujar Umar.

Lebih jauh Umar membeberkan bahwa dalam perjanjian tersebut pihak dalam hal Andi Rosmini selaku pengembang berjanji akan membayarkan kami selaku pemilik lokasi sebesar Rp.200.000.000 paling lambat tanggal 28-06 2017 dan sisa Rp.739.500.000 akan dibayarkan setelah enam bulan berikutnya, namun hingga saat ini itu belum direalisasikna oleh pihak pengembang.

Dalam perjanjian itu juga apabila pihak pengembang tidak menepati janjinya maka semua aktifitas pekerjaan dilokasi kami itu aka dihentikan dan lokasi dikembalikan kepada pemiliknya. Sehingga kami mengharap pihak yang punya kewenangan untuk menutup loksi kami yang saat ini masih berpotensi kemabli digarap oleh pengembang.”papar Umar.

Sementara Ditempat yang berbeda Kasat Reskrim Polres Mamuju melalui M. IRSYAD F.r, s.Tr.k sebagai, Kayr Bin Ops Polres Mamuju Mengatakan,sepengetahuan kami itu sudah selesai karena kami sudah melakukan mediasi, dan pad waktu itu ibu Andi Rosmini sebagai pengembang sudah berjanji akan membayar lahan warga tersebut.

Tetapi kalau memang begitu adanya bahwa sampai hari ini lahan warga lingkungan Ragas itu belum dibayarkan maka ibu Andi Rosmini sudah melanggar perjanjian. Dan kami dari pihak kepolisian akan tetap mengambil lankah hukum untuk menyelesaikan kasus tersebut.”kunci M. IRSYAD F.r, s.Tr.k

terkait lahan (tanah) warga linkungan rangas yang sampai hari ini belum dibayar oleh ANDI ROSMINI, warga tersebut mengeluh dan tidak menerima hal tersebup sebeb pekerjaan trus berjalan sementar lahan mereka belum di bayar sampai saat ini.

sementara ibu Andi rosmini, sudah melakukan perjanjian secara tertulis melalui notaris yang ada di mamuju kemudian sudah melakukan pertemuan yang di hadiri oleh saksi pada hari, jumat, tanggal, 28-04-2017 pukul 17.00 wita waktu itu tetapi sampai hari ini lahan tersebut belum juga di bayarkan.

ketika di temui di ruanganya KASAT RESKRIM polres mamuju bapak M. IRSYAD F.r, s.Tr.k sebagai, Kayr bin ops
di konfirmasi persoalantersebut dirinya mengatakan, sepengetahuan kami itu sudah selesai karena kami sudah melakukan mediasi yang di hadiri juga oleh pak kapolres pada waktu itu dan ibu Andi Rosmini sebagai pengembang sudah berjanji akan membayar lahan warga tersebut.

tetapi kalau memang begitu adanya bahwa sampai hari ini lahan warga lingkungan ragas itu belum di bayarkan maka ibu Andi Rosmini sudah melanggar perjanjian. dan kami dari pihak kepolisian akan tetap mengambil lanka hukum untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Man /Ad

Comments

Tinggalkan Komentar anda