PEMBANGUNAN SD SUMARE DISOAL, INI JAWABAN PPK

0
Resky Purwasari, S.A.P ( Pejabat Pembuat Komitmen)

SuryatopNews.com – Mamuju – Upaya Peningkatan Insfratruktur dalam dunia pendidikan tentu adalah hal yang urgen, sehingga dibutuhkan kualitas termasuk termasuk pada kualitas pembangunan fisik.

Seperti halnya pembangunan SD Inpres Sumare Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju yang saat ini sedang berjalan. Sebagaimana informasi yang kami terima dari ketua Komite SD Inpres Sumare Moeh Asbi menyebut bahwa, dengan melihat bahan material yang digunakan khususnya pada bagian atas bangunan itu memunculkan rasa keraguan oleh sejumlah guru -guru, disebabkan kualitas kayunya kurang baik.

Belum lagi pada sambungan balok pada bagian atas itu hanya menggunakan paku biasa, bukan baut . Ketakutan sejumlah guru tentu adalah hal yang wajar sehingga hal ini saya mencoba mengkomunikasikan kepada pihak Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Mamuju,”jelas Moe Asbi.

Kalau melihat kualitas material berupa kayu atau balok yang digunakan , hal ini tentu menimbulkan kecemasan dikalangan sekolah, sehingga kita mencoba membangun komunikasi dengan baik kepada pihak – pihak yang bersangkutan terkait pembangunan SD Inpres Sumare tersebut,”papar Ketua Komite SD Inpres Sumare ini.

Kita berharap ada titik temu dari hal ini, sebab kita ingin berbicara jangka panjang termasuk kualitas pekerjaan,”imbuhnya.

Sementara secara terpisah Pejabat Pembuat Komitmen pembangunan SD Inpres Sumare Resky Purwasari, S.A.P saat dikonfirmasi diruang kerjanya Rabu (20/12) mengatakan sebelumnya kami sudah turun kelapangan melakukan Mutual Check Nol (MC0) namun saat itu yang kami lakukan bukan soal Progres pekerjaan tetapi ada sedikit permasalahan lokasi bangunan atau posisi bangunan yang semestinya berada pada posisi depan namun sekarang itu sudah berada pada posisi samping dengan alasan pihak sekolah menolak dengan pertimbangan ada bangunan yang sudah lama itu diminta dirobohkan dan dibanguni kembali.

Sehingga yang semestinya posisi bangunan berada pada bagian depan kini berada pada posisi samping, yang tentunya dengan pertimbangan pihak sekolah agar bangunan lama tidak mubassir ,” jelas Resky Purwasari.

Lebih jauh Resky Purwasari menjelaskan bahwa terkait adanya dugaan kualitas material yang diduga tidak sesuai speack hal ini kami sudah sampaikan kepada pihak konsultan dan sampai hari ini belum ada konfirmasi serta soal waktu pekerjaan itu sebenarnya hari ini sudah sampai tanggal 20 desember 2017 dan saat ini kami sudah perintahkan untuk melakukan bobot pekerjaan yang ada saat ini.” Jelas Resky Purwasari, S.A.P.

Adapun pembangunan SD Inpres Sumare tersebut menggunakan Dana Alokasi Umum Tahun 20017 dengan kisaran anggaran Rp. 387,500.000, .

Hingga berita ini diturunkan upaya untuk melakukan konfirmasi ke pihak Kepala Sekolah SD Inpres Sumare belum membuahkan hasil.

Adi .

Comments

Tinggalkan Komentar anda