Pelayanan Buruk, BRI Unit Bambalamotu Hilangkan Sertifikat Tanah Warga

0
BRI Unit Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu

SuryatopNews.com – Mamuju Utara – Niat hati mengajukan kredit tambahan modal usaha ke BRI Unit Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu dengan agunan sertifikat tanah ternyata tak kesampaian.

Mirisnya lagi, agunan sertifikat tanah yang asli tersebut, atas nama Samsuddin Ahmad, dihilangkan oleh pihak BRI Unit Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu.

Bermula pada akhir bulan September 2017, anak pemilik sertifikat tersebut, Aspar mengajukan permohonan kredit untuk tambahan modal usaha, semua kebutuhan berkas pun telah dipenuhi termasuk sertifikat tanah yang luasnya kurang lebih 1 Ha. Usai diajukan pihak BRI menjanjikan akan menghubungi ulang untuk kepastiannya.

Lama menunggu, kejelasan tersebut pun sering ditanyakan ke pihak BRI unit Bambalamotu soal diterima tidaknya pengajuan tersebut. Meski pun sangat jelas dalam catatan buku besar pihak bank pengajuan tersebut telah diterima pada tanggal 5 Oktober 2017.

Selang waktu beberapa bulan makin tidak ada kejelasan, pada bulan Desember 2017, seluruh berkas diminta kembali, namun disayangkan pihak BRI unit Bambalamotu tidak dapat mengembalikan berkas pengajuan tersebut dengan berbagai alasan.

Hingga jelang akhir bulan ini pun Januari 2018, berkas tersebut terus di minta, namun makin tidak mendapatkan kejelasan, sehingga hal tersebut pun telah dilaporkan di Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat untuk ditindaki.

“Saya berharap Ombudsman bisa memproses laporan saya, dan meminta kepala BRI uni Bambalamotu untuk bertanggungjawab sebab pelayanannya sangat buruk,” kata Anhar keluarga korban yang dipercayakan untuk melapor di Ombudsman Sulbar.

Sambung kata Anhar, sudah berbulan-bulan tidak ada kepastian, malah sertifikatnya dihilang. Ini adalahlah kerugian bagi kami.

“Ini jadi pelajaran bagi semua masyarakat atas pelayanan BRI unit Bambalamotu yang tidak melayani setulus hati. Kepala BRI Unit Bambalamotu harus bertanggungjawab,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BRI Unit Bambalamotu, Muh. Nur, saat dikonfirmasi via handphone di Mamuju, enggan memberikan keterangan terkait permasalah tersebut.

“Kalau untuk masalah ini boleh kekantor, untuk konfirmasi langsung,” katanya.

Menanggapi soal pelayanan BRI Unit Bambalamotu yang tidak bertanggungjawab, M. Nur hanya meminta untuk konfirmasi langsung ke Kantornya.

“Kalau butuh jawabannya silahkan langsung ke kantor,” ucapnya mengulang-ulang.

Saya tidak bisa memberikan jawaban via telpon, ucapnya lagi Muh. Nur.

(Rls)

Comments

Tinggalkan Komentar anda