Oknum ASN Berpartai, BKDP Mamuju Belum Terima Pengunduran Diri

0
Hj.Hasnawaty Wahid, SE ( Kepala Badan Kepegawaian Dan Pelatihan Kabupaten Mamuju)

Mamuju,- SuryatopNews.com –¬†Menghadapi momentum pileg 2019 mendatang tentu banyak hal yang semestinya menjadi perhatian secara serius khususnya di Kabupaten Mamuju.

Keterlibatan Aparatur Sipil Negara dalam politik tentu sangat bertentangan dengan aturan Berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Menanggapi akan hal tersebut
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Dan Pelatihan Kabupaten Mamuju Hj.Hasnawaty Wahid,SE saat dikonfirmasi diruang kerjanya Senin (9/7) mengatakan, ia memang kita sebagai aparatur sipil Negara ( ASN) tidak diperbolehkan terlibat dalam persoalan politik, apalagi memihak pada salah – satu partai yang ada. Kita memang harus netral.

“Untuk momentum pemilihan legislatif 2019 mendatang tentu kita menghimbau kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Mamuju agar tetap netral, dan jika kemudian ada yang ditemukan melakukan pelanggaran tentu ada sanksi sesuai dengan aturan yang ada.” Jelas Hasnawaty.

“Saat ditanya terkait adanya oknum ASN yang dikabarkan telah bergabung ke salah satu partai politik, dirinya mengakui bahwa belum ada pengunduran diri secara administrasi hingga saat ini.

“Kalau toh diluar ada ASN yang memilih berpartai politik, sampai saat ini kami belum menerima pengunduran diri secara administrasi.”Simpul Hasnawaty Wahid.

“Untuk diketahui bahwa sesuai Peraturan pemerintah RI No. 37 tahun 2004, tentang larangan pewagai negri sipil menjadi anggota partai politik pada bab I pasal 3 mengatur bahwa Pegwai negri sipil yang akan menjadi anggota dan /atau pengurus partai politik wajib mengundurkan diri sebagi pegawai Negeri Sipil.

Adi.

Comments

Tinggalkan Komentar anda