Menjaring “Gurita” Dugaan Pinjaman Pemkab Mamuju

0
Abdul Gafur saat menjalani proses BAP di Polda Sulbar bersama dengan Rasman Nasution,SH dan Tim Hukum

Mamuju, – SuryatopNews.com –

Dugaan kasus Pinjaman daerah Kabupaten Mamuju yang saat ini terus menjadi bola panas turut menyeret sejumlah nama pejabat.

Tepatnya jumat (6/4) Abdul Gafur yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan menjalani proses pemeriksaan di Polda Sulbar yang turut didampingi oleh Kuasa Hukumnya Rasman Arif Nasution, SH dan tim.

Rasman Arif selaku ketua tim kuasa hukum Abdul Gafur dihadapan sejumlah awak media membeberkan sejumlah fakta baru atas adanya keterlibatan sejumlah pejabat Pemkab Mamuju atas dugaan pinjaman daerah yang saat ini menjerat kliennya.

Rasman menyebut tadi malam saya bertemu dengan saudara Muh.Arifain Makkulau, SH yang merupakan pengacara dari Kharis korban peminjaman dan saya juga sudah ketemu dengan Kharis . Dan sejak awal saya sudah katakan di media patut diduga sejumlah pejabat terkait dengan peristiwa pelanggaran hukum.

Salah satu contoh ini surat pemerintah Kabupaten Mamuju ditanda tangani oleh Sekda dalam hal ini pak Suaib pada bulan desember 2017.”kata Rasman

Lebih jauh Rasman menyebut adapun pointersnya adalah pihak – pihak yang belum mengembalikan penggunaan dana yang telah digunakan termasuk pada Abdul Gafur dan Daud Yahya . Artinya apa bahwa dia mengakui bahwa ada uang itu mengalir dari Gafur kepada Daud Yahya dan ini diperintahkan.

Berikutnya ini ada surat perintah kepada Daud Yahya, penyampaian kepada saudara Drs Muh Daud Yahya berdasarkan somasi dari Veritas yang merupakan Law Pom adinda Arif yang memerintahkan untuk mengembalikan dana yang telah diterima dan digunakan sebesar Rp. 207.170.000,-
(Dua ratus tujuh juta seratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah) melalui inspektorat Kabupaten Mamuju. Diberi waktu paling lama 7 hari Muh.Daud Yahya, apa artinya ini ?.”beber Rasman.

Dari hasil pemeriksaan patut diduga justru uang ini dipakai oleh Sekda dalam hal ini yang dijabat oleh Daud Yahya pada saat itu.”kata Rasman.

Surat perintah ini yang memerintahkan adalah sekda yang sekarang yakni Suaib tertanggal 29 desember 2017 dan tidak itu saja kepada Gafur juga dikirim dan dia diminta untuk mengganti 99 juta.”Ujarnya.

Selain Daud Yahya sejumlah nama pejabat yang ikut terseret diduga menggunakan dana pinjaman daerah Pemkab Mamuju diantaranya Mas Agung, Artis Efendi, Rahmat,SE
Muh. Yusuf Yunus dan tertulis dalam surat perintah terbut bendaharawan yang tidak menyebut nama.”kunci Rasman jumat (6/4).

Adi.

Comments

Tinggalkan Komentar anda