Masyarakat Bonehau Tagih Janji PT.Kalla Group

0
Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Bonehau.

Mamuju, – SuryatopNews.com – Sebagai puncak kekecewaan masyarakat Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, atas kondisi infrastruktur jalan yang tak kunjung diperbaiki, ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT. Kalla di Kecamatan Kalumpang Senin (20/08) lalu.

Masyarakat Bonehau

Aksi tersebut berlanjut pada Senin (27/08 ) lalu di kantor kecamatan Bonehau yang mempertemukan pihak perusahaan , massa aksi dan perwakilan pemerintah Provinsi Sulawesi Barat diantaranya kepala Dinas SDM Provinsi Sulawesi Barat Amri Eka Sakti, Asisten II provinsi Sulawesi Barat dan Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Barat.

Pertemuan masyarakat Bonehau, pihak perusahaan & perwakilan Pemprov Sulbar.

Koordinator Aksi Andi Paningarang mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihak perusahaan dalam hal ini PT. Kalla Group berjanji akan mengeluarkan keputusan 2 minggu setelah pertemuan terssbut apakah jalan Bonehau akan diperbaiki atau diserahkan ke pemerintah Provinsi dengn membuat MoU baru.

Aksi Penolakan Masyarakat Bonehau Terhadap PT.Kalla Group.

” Sebelumnya pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dimasa kepemimpinan Anwar Adnan Saleh telah membuat MoU dengan pihak perusahaan PT.Kalla Group bahwa perbaikan jalan dari Bonehau sampai Kalumpang, namun kurang lebih 7 Tahun sampai saat ini belum ada realisasi dari MoU tersebut.”Terang Andi.

Perlu kami tegaskan bahwa dari pertemuan lalu antara kami masyarakat, perusahaan dan perwakilan pemerintah telah berkomitmen bahwa apabila pihak perusahaan tidak sanggup untuk memperbaiki jalan, maka akan diambil alih oleh pemprov Sulbar dan akan dianggarkan di tahun 2019 melalui dana DAK.Hal ini disampaikan oleh keterwakilan Dinas PU Sulbar Kata,” Andi.

Lebih jauh Andi menegaskan bahwa apabila hal ini dikembalikan kepada pemerintah, maka kami meminta kepada PT Kalla Group untuk angkat kaki dari Kecamatan Bonehau dan menghentikan segala aktivitas pembangunan PLTA Tumbuan yang ada di Kecamatan Kalumpang.Karena kami menilai pihak perusahaan keluar dari komitmen awal.

Tentu aksi yang kami lakukan akan berkelanjutan dengan dukungan 9 Desa apabila apa yang menjadi keinginan masyarakat tidak diakomodir,maka kami akan duduki kantor Gubernur Sulbar sebab kami sudah bosan dengan janji yang ada.” Kunci Andi Paningarang Senin (03/09).

Adi.

Comments

Tinggalkan Komentar anda