Makna Kemerdekaan Dimata Diana Ritonga

0

Mamuju Tengah – Momentum 17 Agustus tentu merupakan hari yang bersejarah bagi Rakyat indonesia, betapa tidak momen ini sekaligus tonggak atas kemerdekaan yang selama ini diperjuangkan oleh para pejuang- pejuang kita.

Menurut Diana Ritonga yang merupakan salah satu Anggota DPRD Mamuju Tengah bahwa Sebagai rakyat Indonesia patutnya bersyukur atas kemerdekaan tersebut serta landasan idealnya Pancasila dan konstitusionalnya UUD 1945, yang dikenal sebagai prinsip-prinsip dasar diantaranya,Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai landasan spritual dan moralnya, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab sebagai landasan etikanya, Persatuan Indonesia sebagai acuan sosialnya, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan sebagai landasan politiknya, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai tujuan dan golnya.

Perjalanan kemerdekaan dan isinya yang terus menerus harusnya rakyat Indonesia bersama pemimpinnya dapat memberikan arti dan makna penting untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang berbeda dari negara-negara lain terutama mengenai konstitusinya serta kemaslahatan, kemakmuran dan kesejahteraan bangsanya.”ujar Politisi partai Berlambang ka’ba ini.

Sehingga tidak salah para pendiri Republik ini menciptakan kemerdekaan, pedoman bangsanya Pancasila yang tidak lain sebuah ketentuan sakral yang harus dipatuhi.”imbuhnya.

Tetapi sebaliknya dari tahun ke tahun kemerdekaan sebagai simbol dan srimonial. Lebih fatal lagi kehormatan negara tidak diletakkan sebagai hakekat maknawiyah dan sebagai kodrat negara Republik Indonesia. seperti terjadinya korupsi dimana-mana tanpa ada penyelesaian berarti, pembiaran warganegara disiksa diluar negeri, kejahatan negara dan kemanusiaan lainnya, termasuk pemberian penghargaan negara kepada yang tidak pantas dan layak.”papar Diana Ritonga.

Melihat sederet fakta diatas tentu kita harus mencoba merefleksi atas semua perjuangan yang dibangun oleh petinggi negara ini pra kemerdekaan, dimana kita tidak lagi berjuang secara fisik melawan penjajah negri ini namun lebih kepada kita harus berjuang melawan para oknum – oknum koruptor yang jelas – jelas menggerogoti negara kita secara perlahan, membebaskan segala bentuk penindasan yang dibingkai melalui kebijakan yang tidak pro rakyat dan sejumlah bentuk – bentuk lain dari penjajahan yang tidak nampak secara kasat mata.”jelas Diana Ritonga.

Jelang 72 Tahun indonesia merdeka, sebaiknya ada hal yang bisa kita lakukan yakni bekerja dengan tulus demi kemaslahatan rakyat dan negara diatas pedoman pancasila dan UUD 1945 sebagai spirit dalam membangun bangsa kita .” Simpul Diana Ritonga.

Adi.

Comments

Tinggalkan Komentar anda