Kondisi Infrastruktur Di Desa Sumare, Jauh Dari Perhatian Pemerintah

0
Saat Melakukan Investigasi Di Desa Sumare pada tambatan perahu yang rusak

SuryatopNews.com – Mamuju – Sejumlah permasalahan yang ada di Desa Sumare Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju terus menjadi fakta kongkrit yang semestinya menjadi perhatian prioritas pemerintah saat ini.

MAMAN SUPRATMAN SYAM yang merupakan salah satu Kader Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu Cabang Mamuju mengatakan,Dari hasil investigasi kami pada Minggu (7/1/18) bahwa kami temukan beberapa persoalan yang menjadi keluhan masyarakat Desa Sumare diantaranya pekerjaan tanggul pengaman pantai dan Ipal Komunal tahun anggaran 2015 yang menggunakan anggaran APBN yang mengakibatkan kerusakan pada sarana Inspratruktur Desa seperti jembatan Utama yang menghubungkan kedua dusun harus rusak.

Tambatan Perahu Desa Sumare
Tambatan Perahu Desa Sumare

Penyebab kerusakan dari jembatan tersebut itu diakibatkan atas pemasangan pipa IPAL Komunal yang tidak dikerjakan secara profesional dimana berefek pada menghalangi air aliran sungai yang juga menimbulkan tumpukan sampah. Dan talud serta jembatan utama rubuh akibat terkikisnya tanah.”Urai MAMAN.

Selain itu kami juga menemukan kerusakan pada Tambatan perahu yang dilakukan oleh perusahaan yang mengerjakan tanggul pantai yang sampai saat ini belum ada tanggung jawab dari pihak perusahaan dan kerusakan tanggul yang ada di salah satu dusun juga menjadi perhatian kami dimana itu merupakan Jalan utama masyarakat Desa Sumare yang setiap harinya dilalui.”terang MAMAN SUPRATMAN

Pipa IPAL Komunal
Pipa IPAL Komunal

Kondisi seperti ini tentu harus menjadi perhatian dan prioritas utama oleh pemerintah, sebab dampaknya akan dirasakan oleh Masayarakat yang ada di Desa Sumare tersebut.

Kondisi Tanggul Rusak Akibat Pengikisan Air di Jalan Utama Desa Sumare
Kondisi Tanggul Rusak Akibat Pengikisan Air di Jalan Utama Desa Sumare

Sementara itu Sekertaris Desa Sumare Amal Ma’ruf membenarkan akan hal tersebut bahwa memang sejumlah sarana desa berupa Infrastruktur terjadi kerusakan seperti jembatan yang diakibatkan pembangunan IPAL Komunal dan tambatan perahu yang dirusak oleh perusahaan yang mengerjakan tanggul pantai desa sumare yang sampai saat ini belum ada tanggung jawab dari Pihak Perusahaan .

Terkait salah satu tanggul yang ada di salah satu dusun yang saat ini mengalami kerusakan akibat pengikisan air laut yang merupakan jalan utama Di desa Sumare itu sudah pernah diusulkan pada Musrembang, namun sampai saat ini belum diakomodir.” Jelas AMAL MA’RUF.

Kita tentu berharap ada perhatian atas kondisi tersebut, sebab ini merupakan hal yang sangat mendasar bagi masyarakat yang ada di Desa Sumare.”simpul AMAL MA’RUF Minggu (7/01/18).

Adi

 

Comments

Tinggalkan Komentar anda