Kesal Dengan Kondisi Jalan penghubung Patulana – Tumbu, Warga Tanam Pisang

0

SuryatopNews.com – Mamuju Tengah – Ada hal yang menarik untuk kita saksikan di Jalur penghubung Patulana – Tumbu tepatnya di wilayah Desa Budong – budong Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah, dimana warga menanam pohon pisang ditengah jalan yang terlihat rusak dan berlumpur sebagai ekspresi protes terhadap kondisi jalan yang rusak dan juga kebijakan yang ada di bumi Lalla’ Tassisara’ ini¬†

Seperti yang terlihat dari Postingan Akun Facebook Milik Amril Arief dengan nama akun Face book Wong Cilik Rakyat dengan mengunggah foto tersebut dan menuliskan berupa deskripsi sederhana yang kami kutip seperti ”¬†Kampung tua yang tidak di tuakan Jauh tertinggal dari anak -anaknnya.

Dari postingan tersebut menuai beragam komentar pro dan kontra oleh para pengguna medsos .

Temui secara secara langsung Amril Arief pemilik akun Facebook Wong Cilik Rakyat membenarkan bahwa jalur tersebut merupakan jalur penghubung patulana tumbu Kabupaten Mamuju Tengah yang ditanami pisang oleh warga yang ada.

Mungkin ini adalah bentuk protes mereka atas kondisi jalan yang sangat memprihatinkan, sehingga sebaiknya pemangku kebijakan agar bisa melihat fakta yang ada, lalu dalam menentukan anggaran dapat mengedepankan skala prioritas atau sifatnya darurat.”jelas Amril Arief yang juga merupakan salah satu Putra daerah Kabupaten Mamuju Tengah ini.

Secara terpisah Ketaua Komisi II DPRD Mamuju Tengah Fatahuddin saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa jalur tersebut itu adalah yang ada di Patulana Kabupaten Mamuju Tengah.

Legislator Pan Mamuju Tengah ini menjelaskan bahwa Kabupaten Mamuju Tengah ini adalah merupakan daerah yang baru, 2013 sampai sekarang kita dipimpin oleh salah satu putra daerah sehingga sebaiknya kita harus mampu bersama -sama membenahi Mamuju Tengah ini.

Lebih jauh Fatahuddin menambahkan tentu kita juga tidak akan mampu mengkafer semua pembangunan jalan dari 5 kecamatan dan 54 desa dengan kondisi APBD kita yang masih kecil, sehingga tentu proses pembangunan yang ada itu harus bertahap.

Selain itu kita berharap bahwa dengan kondisi jalan yang parah seperti itu, kita meminta kepada masyarakat yang melalui jalur tersebut untuk tidak melewati sonase angkutan yang melebihi dari kondisi jalan yang ada.”ungkap Fatahuddin.

Perlu saya sampaikan bahwa dengan adanya kondisi seperti ini maka kami meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas PU untuk tidak menutup mata agar segera memperbaiki, karena disitu kita sudah siapkan berupa gleder atau skav.”jelas Fathuddin.

Saat ini kita juga sedang melakukan pembangunan jalan atau pengespalan ke jalan Topoyo – Tumbu yang nantinya juga akan melewati patulana, namun tentu itu harus bertahap dan kita benahi jalan – jalan kecil terlebih dahulu sebagai akses ekonomi masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah.”simpul Fatahuddin yang merupakan legislator Pan Kabupaten Mamuju Tengah ini.

Comments

Tinggalkan Komentar anda