Kasus Teror Magelang Dan Jogja, Nur Hasanah Minta Polres Mamuju Ikut Antisipasi Dan Waspada.

0

SuryatopNews.com – MAMUJU – Dalam beberapa hari belakangan ini, Publik nasional kembali dikejutkan dengan pemberitaan teror penembakan di Magelang dan penyayatan dengan silet yang dilakukan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

Ironisnya korban dari teror tersebut adalah perempuan dan anak yang masih dibawah umur, sudah belasan korban namun hingga saat ini polisi belum mampu menemukan pelakunya.

Menaggapi akan hal tersebut Nur Hasanah , S,Pd, M,Si, yang merupakan sosilog perempuan dari Kabuapten Mamuju mengatakan, teror tersebut sudah bisa dikatakan terencana, kita tidak bisa memastikan motif dan tujuannya karena pelaku belum tertangkap, tetapi yang pastinya teror tersebut sangat mengganggu rasa aman masyarakat bukan hanya dimagelang dan Jogja, tetapi saya rasa diseluruh indonesia.

Lebih lanjut Hasanah memaparkan bahwa, jika ini sebuah settingan untuk mengganggu kenyamanan masyarakat dan pembangunan nasional, teror yang sama bisa saja terjadi dimana saja di indonesia termasuk di Mamuju.

 ”Teror pertama terjadi di Sleman Jogjakarta ketika ada acra PPP versi Djan Faridz, itu sampai ada yang meninggal dunia, baru sepekan setelah itu ada teror magelang disusul teror Jogja,”imbuh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan anak di Komunitas Anak Manakarra (KOMARA) ini.

”Saya berharap hentikan segala bentuk kekerasan di negri ini, jadilah bangsa yang santun dan berakhlak mulia . Kepada semua keluarga khususnya di Mamuju saya himbau mari kita jaga ketahanan keluarga kita masing – masing, saling asah, asih, dan asuh, ketahanan keluarga adalah kinci stabilitas ketahanan bangsa,”ajak Nur Hasanah.

Kepada Kapolres Mamuju saya berharap untuk selalu waspada dan antisipasi terhadap segala bentuk ancaman ketentraman masyarakat,”Harap Nur Hasanah.

Polres yang memiliki Babin Kamtibmas di Desa dan kelurahan harus senantiasa mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan juga tidak lupa menggalakkan keamanan lingkungan terutama dimalam hari.”tutup perempuan 4 anak yang juga kesehariannya berprofesi sebagai Guru di SMP Negeri 1 Mamuju ini  29/04/16 . (*)

Adi.

Comments

Tinggalkan Komentar anda