GMNI CABANG MAMUJU GELAR AKSI SOLIDARITAS

0
Massa GMNI Cabang Mamuju Saat Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Jl. Ahmad Kirang Mamuju.

SuryatopNews.com – Mamuju – Akhir-akhir ini situasi dalam indonesia semakin carut marut, Dari tindakan korupsi yang semakin menjadi-jadi, tindakan kekerasan kepada rakyat, intimidasi terhadap rakyat dan sampai pada perampasan ruang hidup terhadap rakyat. Inilah saatnya yang terjadi di KULON PROGO daerah Yogyakarta.

Dan tentu ini sudah menjadi rahasia umum bahwa pembangunan mega proyek NYIA (New Yogyakart a Internasional Airport) cacat dari berbagai macam peraturan sampai pada perizinan.

Dari hal tersebut Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Mamuju menggelar aksi unjuk rasa di Jl Ahmad Kirang Mamuju Senin (11/12).

Koordinator lapangan Sugiarto Alberh menyebut Dan yang menjadi kontroversial dari acuan atau prasyarat terbitnya surat keputusan 1. Gubernur DIY Nomor 68/KEP/2015 tentang penetapan lokasi pembangunan bandara NYIA. 2. Perpres Nomor 28 Tahun 2012 tentang rencana tata ruang pulau jawa-bali hingga peraturan daerah (perda) Provinsi DIY Tahun 2009-2029 tidak satupun klausa atau wasiat tentang pembangunan bandara baru di Kulon Progo. 3. Perpres Nomor 28 Tahun 2012 tentang RTR pulau Jawa-Bali Kabupaten Kulon Progo ditetapkan sebagai daerah rawan bencana alam geologi (pasal 46 ayat 9 huruf d). 4. Bahkan team peneliti Pusat Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menemukan deposit tsunami didekat bakal lokasi pembangunan NYIA.

Selain itu Kader GMNI Cabang Mamuju yang berambut gondrong ini menegaskan tuntutannya diantarantaranya distribusikan tanah untuk petani,stop Kriminalisasi terhadap warga Kulon Progo dan hentikan pembangunan NYIA

Selain itu kami juga menuntut ganti rugi lahan pertanian dan perumahan warga Kulon Progo yang telah di gusur dan realisasikan UUPA (Undang-undang pokok agraria) 1960.”simpul Sugiarto Alberh Senin (11/12).

Uphy / Adi

Comments

Tinggalkan Komentar anda