Gaji Guru PTT di Sulbar 5 Miliar Dipertanyakan

0

SuryatopNews.com – MAMUJU – Sisa dana tunjangan guru pegawai tidak tetap ( PTT ) di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar) dengan jumlah 5 Miliar dipertanyakan. Hal ini terungkap saat digelarnya rapat perdana Komisi IV DPRD Provinsi.

Rapat Komisi IV DPR Provinsi Sulbar yang berlangsung di ruangan rapat Komisi IV di hadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional ( Diknas ). Andi Achmad Syukri serta sejumlah kepala bidang. Dihadapan ketua Komisi IV dan anggotanya, pihak Diknas dicacar sejumlah pertanyaan oleh anggota Komsi IV yang kaitannya dengan program pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik di Sulbar.

Dalam rapat yang hampir dihadiri senjumlah anggota Komisi IV itu, tiba – tiba Sekretaris Komisi IV Hj. Jumiati A. Mahmud mempertanyakan dana gaji guru PTT yang dinilai ada kekurangan dengan jumlah yang cukup besar yakni 5 Miliar. Jumiati menjelaskan, sebelumnnya pemerintah Provinsi Sulbar tahun 2017 telah menganggarkan gaji guru PTT yang bekerja di di semua wilayah di Sulbar dengan pagu anggaran senilai 13 Miliar dengan jumlah penerima 925 orang dan tiba – tiba membengkak jumlah penerimanya menjadi 1.0350 orang. Pembengkakan itu kata dia, diketahui adanya penambahan tenaga guru PTT dari Kabupaten Mamasa dengan jumlah tenaga guru tambahan yaitu 380 orang. Hal itu, membuat pembayaran gaji guru PTT minus 5 Miliar.

” Gaji guru PTT minus 5 Miliar dan nilai ini cukup besar yang harus dipertanggung jawabkan oleh Diknas Provinsi Sulbar. Hal ini yang bertanggung jawab adalah Diknas, karena sebelumnnya sudah punya pagu dengan jumlah yang telah ditentukan dengan jumlah penerima hanya 925 orang bukan 1.0350 orang, ” sebut Jumiati kepada Rakyat Sulbar saat ditemui usia mengkuti rapat Komisi IV.

Masih dia, dengan adanya temuan ini kata Jumiati, dipastiakn akan menganggu jalan program dunia pendidikan di Sulbar yang menjadi cita – cita gubernur Sulbar. Dan kata dia, seharusnya pihak terkait sudah menjadi prioritas dalam memajukan program – program yang sudah ada.

” Dana 5 miliar itu akan menjadi tanggung jawab pihak Diknas. Jika tidak tentunya akan mencoreng dunia pendidikan di Sulbar, ” tegas Jumiati.

Masih Jumiati, terkait adanya dana 5 Miliar yang merupakan gaji PTT dipertanyakan itu. Pihak Komisi IV meminta kepada pihak Diknas Provinsi Sulbar untuk menyerahkan profil Diknas byname dan byadress. Tidak hanya itu, dalam menyempurnakan kembali Perda pendidikan, diminta kepada diknas untuk membangun komunikasi dengan DPRD Provinsi.

” Kita minta profilnya yang lengkap agar secepatnya dikasi masuk karena dalam waktu dekat ini Perda pendidikan akan kami bahas, ” pintanya

Selain itu kata dia, berharap semua istansi yang bermitra dengan Komisi IV harus bangun komunikasi agar semua program yang telah ada bisa berjalan dengan sempurna dengan kontrol DPRD.

” Jangan sampai lagi terulang seperti tahun kemarin hubungan lembaga DPRD tidak terbangun komunikasi. Dan semoga tidak terulang tahun ini, karena yang kita harapakan adalah suskesnya kemajuan apa yang dicita – citakan bersama sesuai dengan nawacita pak presiden, ” pungkasnya.

Usai mengikuti rapat dirunaghan Komisi IV. Wartawan harian ini mencoba meminta konfirmasi terhadap Kadiknas, Andi Achmad Syukri dengan mencegatnya diluar ruangan. Terlihat sang Kadis ogah dan acuh tak acuh memberikan komentarnya. Namun yang terlihat hanya lambaian tangan sang kadis dan sambil berlalu.

Ad

Comments

Tinggalkan Komentar anda