Ekonomi Esensialis ; Dorong Pentingnya Kewira Usahaan Bagi Pemuda Di Sulbar.

0

SuryatopNews.com – Mamuju – Pengangguran dan kemiskinan hingga saat ini merupakan salah satu masalah terbesar bagi bangsa Indonesia yang belum bisa terpecahkan,yang dimana salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya pengangguran di Indonesia adalah jumlah pencari kerja lebih besar dari jumlah peluang kerja yang tersedia (kesenjangan antara supply dan demand tenaga kerja) serta kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja (mis-match).

Salah satu Organisasi yang ada di Sulawesi Barat yakni Ekonomi Esensialis lebih menekankan pentingnya kewira usahaan bagi pemuda yang ada di Provinsi Sulawesi Barat.

Muh Mafru Amri,SE yang merupakan ketua Ekonomi Esensialis mengatakan, Mengingat data pengangguran pemuda masih cukup tinggi terkhusus di Sulawesi Barat apabila tidak memperoleh perhatian yang serius, mengakibatkan masalah sosial yang cukup tinggi pula. Beberapa masalah sosial yang diakibatkan oleh tingginya pengangguran, diantaranya penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, pergaulan bebas, premanisme, traffiking, dan lain sebagainya.

Tentu jika kondisi ini terjadi maka akan mengganggu pembangunan di segala bidang,sehingga bagi kami maka sangat urgen jika kita mendorong secara bersama – sama akan pentingnya kewira usahaan bagi para pemuda sebagai salah satu solusi mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan, dan masalah sosial lainnya dalam pemberdayaan, pengembangan, dan perlindungan pemuda sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan (UU Kepemudaan).”ujar Mafru Amri.

Kewira Usahaan yang kami maksud disini adalah semestinya pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membentuk suatu program Pendidikan Kecakapan Hidup untuk memberikan kesempatan belajar bagi pemuda usia produktif agar memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan yang ditopang oleh sikap mental kreatif, inovatif, profesional, bertanggung jawab, serta berani menanggung resiko dalam mengelola potensi diri dan lingkungannya sebagai bekal untuk peningkatan kualitas hidupnya.”sambung Aktivis Ekonomi Esensialis ini.

Hal ini tentu bukan tampa alasan sebab ini dapat Memberdayakan pemuda untuk berpartisipasi dalam pengentasan pengangguran dan kemiskinan, serta berpartisipasi dalam upaya mengurangi angka pengangguran dan yang paling utama adalah Memberdayakan para pemuda usia produktif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mental sesuai dengan kebutuhan/ peluang pasar kerja pada dunia usaha, dunia industri dan berusaha secara mandiri.”simpul Mafru Amri,SE Selasa (22/03).

Adi.

Comments

Tinggalkan Komentar anda