Begini Mekanisme Anggota DPRD Maju Di Partai Lain

0
Asriani (Komisioner KPU Kabupaten Mamuju Devisi Teknis).

Mamuju, – SuryatopNews.com –
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju Terlihat bekerja secara maraton dalam melakukan penerimaan perbaikan berkas Bakal Calon legislatif pada selasa (31/07) kemarin .

Upaya yang dilakukan pihak penyelenggara dalam hal ini KPU untuk memeriksa kelengkapan berkas sejumlah bacaleg yang diusulkan oleh Partai Politik, tentu akan tetap komitmen dengan aturan yang ada.

Komisioner KPU Kabupaten Mamuju Devisi Teknis Asriani saat dikonfirmasi terkait adanya sejumlah anggota DPRD yang berpindah partai mengaku telah melakukan pemeriksaan atas semua syarat yang telah diatur dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018.

“Jadi parometer keabsahannya adalah ketika seseorang berstatus anggota DPR dan berpindah parpol tentu harus ada surat pengunduran diri yang ditujukan kepada pimpinan DPRD, pimpinan parpol dan termasuk tanda terima baik itu di pimpinan DPR maupun pimpinan parpol itu sendiri.”Jelas Asriani.

Termasuk juga surat keterangan sementara diproses ketika dia masih berstatus anggota DPRD, dan ketika itu ada maka dengan sendirinya akan dapat dikatakan berstatus memenuhi syarat.”Terang Asriani.

Lebih jauh dirinya menambahkan bahwa tetapi jika misalnya dia diajukan dari parpol yang lain maka otomatis itu tidak bisa, karena syaratnya adalah harus diajukan dengan 1 kali pengajuan bukan 2 kali.

Saat ditanya soal apakah seorang yang berstatus anggota DPRD lalu berpindah partai harus melampirkan surat pemberhentian dari parpol sebelumnya Asriani menyebut bahwa ,terkecuali jika ada urusan internal partai dan itu bukan ranah KPU.

” Untuk saat ini ada 3 Bacaleg yang berstatus anggota DPRD yang berpindah partai yang sebelumnya berada pada partai yakni dari Golkar, PPP dan PKB dan itu sudah memenuhi syarat.”Imbuhya.

Sementara ditempat yang sama ketua KPU Kabupaten Mamuju Hamdan Dangkang mengatakan bahwa, pasca penyerahan perbaikan berkas bacaleg masih ada tahap verifikasi kami ditingkat KPU nanti pada tanggal tanggal 1 sampai 7 Agustus ini, jadi ada waktu kami memeriksa berkas itu sah atau tidak.

Setelah itu baru kami menggelar pleno pada tanggal 8 agustus 2018 untuk penetapan daftar calon sementara (DCS) dan penetapan daftar calon tetap (DCT) itu nanti pada tanggal 20 agustus 2018.”Kunci Hamdan.

Adi.

Comments

Tinggalkan Komentar anda