Bedah Rumah Di Kalubibing Mamuju Disoal.

0

SuryatopNews.com – Mamuju – Beda rumah bagi masyarakat miskin yang diprogramkan Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sulbar dikeluhkan sejumlah masyarakat. pasalnya tim perivikasi tak memperjelas kriteria rumah yang layak diberikan bantuan.

Sebelumnya dari warga Kalubibing berinisial FI mengatakan sejumlah warga yang hendak mengurus kelengkapan berkas ada sekira 10 orang yang masuk kriteria yang layak diberikan bantuan beda rumah hingga disuruh untuk segera mengurus persyaratan berkas, seperti pengurusan Sporadik dan mengeluarkan biaya hingga Rp. 350.000 di Kelurahan.

“Saya tak menyesalkan uang saya hingga Rp. 350.000 namun yang saya sesalkan kenapa tim dari privikasi ini tak secepatnya memberi informasi kepada kami kalau kami ini tak masuk kategori,” Ungkap warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu, 29/03.

10 kepala rumah tangga yang tadinya akan dibantu melalui informasi tim privikasi beda rumah, namun dikurangi menjadi 5 orang, sehingga yang masuk kategori layak masih ada sekira 5 kepala rumah tangga dan mereka dipanggil ke kantor Pemerintah Kabupaten untuk rapat.”ujar ibu 3 anak ini.

Menurut Informasi yang dihimpun dari rapat tersebut melalui warga setempat dari 5 rumah yang mendapatkan bantuan itu akan dikenakan biaya 7 juta hingga 15 juta per rumah, itu berdasarkan kondisi rumah yang akan akan dibedah, dan tukang pun akan ditanggung sama pemilik rumah,”jelasnya.

“Beda rumah itu kita disuruh tanggung untuk biaya tukang, dan bayar 7 juta hingga 15 juta tergantung kondisi rumah yang akan dibedah,” Sebutnya.

Berdasarkan bantuan yang turun itu berupa material bukan berupa uang dan target dalam membangun hanya 15 hari pekerjaan sehingga apa bila tak rampung maka material akan kembali.

Hingga berita ini diturunkan,Upaya konfirmasi kepihak Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sulbar belum membuahkan hasil.

Ad.

Comments

Tinggalkan Komentar anda