70 Tahun, HMI Polman Rekonsiliasi Kader Menuju Khittah Perjuangan

0

SuryatopNews.com – POLMAN – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Polewali Mndar menggelar acara Milad dan talkshow kebangsaan Himpunan Mahasiswa Islam (hmi) ke 70 tahun,dengan mengusung Tema ”Rekonsiliasi Kader Menuju Khittah Perjuangan hmi Sabtu 18 maret 2017 lalu.

Mawardi Lahamuddin selaku ketua Panitia pelaksana kegiatan dalam sambutannya mengatakan,Himpunan mahasiswa islam cabang polewali mandar di moment milad ke 70 tahun hari ini tanggal 18 maret 2017 dimana HMI yang pada 70 tahun lalu di perkarsai oleh ayahanda Lafrane Fane kini dengan kader di seluruh kabupaten di indonesia, cabang polman dengan semangat perjuangan dan kebersamaan merenkosiliasi kader menuju khittah dimana ini adalah cita-cita semangat perjuangan dalam memerdekakan bangsa indonesia dari keterjajahan fisik maupun ideologi.

Selain itu mengikuti perkembangan zaman himpunan mahasiswa islam cabang polewali mandar mengasah kader secara akademis kelembagaan dalam menata arus globalisasi upaya untuk melawan segala hal-hal yang mengikis nilai lokal mau nilai kebangsaan, inilah yang kemudian menyemangati himpunan mahasiswa cabang polewali mandar dalam mengembalikan kepemimpinan HMI dalam rangka mewujudkan kestabilan NKRI, ungkap Mawardi.

Dirinya menambahkan bahwa semua cabang pernah ada masalah, termasuk cabang polewali mandar, namun saya optimis bahwa setiap masalah akan mampu diselesaikan,sebut Mawardi.

Sementara ditempat yang sama  ketua Kahmi Kabupaten polewali mandar  Fariduddin Wahid turut memberikan semangat dan apresiasi kepada para kader yang mampu menghadirkan para tokoh nasional yang juga berdarah hijau hitam.

Menurutnya dengan itu para kader seperti mereka telah ikut andil dalam membangun sulawesi barat, termasuk kabupaten polman khususnya. Namun Sebagai organisasi islam tertua di indonesia HMI kini mengalami kemeroston dalam menciptakan kader, ini adalah tanda tanya kenapa HMI sekarang kurang diminati,”ujar Fariruddin Wahid.

Selain itu dirinya menegaskan bahwa HMI Cabang Polewali Mandar tidak akan menciptakan dualisme kepengurusan.”pungkas Ketua Kahmi Polman ini.

Sementara itu Bupati Polman yang di wakili oleh staf ahli ekonomi dan pembangunan kabupaten Polewali Mandar dalam pembukaannya mencoba Mengembalikan sekilas 70 tahun yang lalu tanggal 5 februari 1947 sejarah pergerakan seorang pemuda lafrane fane dalam membangun bangsa.

Dalam perkembangannya dengan adanya beberapa tokoh HMI yang sudah masuk dalam pengambilan kebijakan, adanya beberapa diantara kita yang ada dalam dewan ataupun eksekutif itu tentulah sangat luar biasa, namun Para kader hari ini ketika mengkritisi harus dengan memberi solusi.

Ketua umum PB HMI Mulyadi Tamsir yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa Pada usia HMI yang matang ini cukup memberi spirit kepada kita bagaimana HMI dalam memperjuangkan kemerdekaan indonesia, dari sini kita lihat tujuan HMI yang sangat besar, dan salah satunya adalah memperjuangkan ajaran islam dalam komitmen keidonesian.

Islam Sebagai posisi agama terbesar di indonesia, namun fakta hari ini, secara kuantitas kita mengalami peningkatan, namun dari sisi kualitas agak merosot, ini perlu ada evaluasi. Dan perlu di ingat juga bahwa HMI sangatlah mudah pada jalan akses, baik akeses ekonomi maupun akses politik, dengan adanya beberapa kader hmi sudah masuk dalam dewan pengambilan kebijakan.,”papar Ketua PB HMI ini.

Lebih jauh Muliady menjelaskan tentu akses ini jangan disalah gunakan pada kepentingan pribadi ataupun kelompok. Namun selain itu ada Ancaman bagi kita bersama yaitu ancaman globalisasi yang kian mengikis nilai kaarifan lokal kita dan ancaman kedua kita adalah demokrasi sebab sistem ini harusnya tidak hanya di jalankan secara prosedural tapi lebih pada subtansi.

Tantangan ketiga adalah tehknologi yang dengan keterbukaan informasi dan akses tentu punya dampak negatif pada pertumbuhan anak-anak bangsa kita. Maka dari itu mari kita Jadikan milad yang ke 70 tahun ini sebagai momentum untuk kembali kepada cita-cita perjuangan.”pungkas Muliady P Tamsil

Aw/Ad.

Comments

Tinggalkan Komentar anda