Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Desa Popenga Alokasikan Dana Percetakan Sawah

0

Suryatopnews.com – Majene – Untuk meningkatkan perekenomian masyarakat, Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene alokasikan Dana Desa untuk percetakan sawah.

Hal itu berdasarkan letak geografis Desa Popenga yang sangat cocok pada bidang Pertanian terutama persawahan. Pada tahun anggaran 2016/2017 pemerintah dan masyarakat menyetujui program percetakan sawah tersebut sesuai hasil musyawarah dusun dan Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Desa Popenga.

“Kami dari pemerintah mendorong usulan dari beberapa dusun agar memasukkan program yang tepat , dan akhirnya kami sepakati bersama untuk membuka lahan persawahan dengan alat berat karena melihat itu sangat potensial dalam membangun ekonomi masyarakat,” kata Ibrahim Kepala Desa Popenga saat memantau langsung program percetakan sawah, Minggu (18/6).

Dengan letaknya yang diapit pegunungan tentu Desa Popenga tidak kesulitan untuk mendapatkan sumber air untuk dialirkan ke persawahan. Sehingga para petani tidak harus menunggu musim penghujan untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Salah satu Desa terluar di Kabupaten Majene ini memiliki sejuta kekayaan alam. Bukan hanya pertanian saja tetapi juga perkebunan dan perikanan. Masyarakat Desa Popenga selain bidang persawahan juga banyak yang fokus pada perkebunan Kakao dan Kopi.

Seperti yang diungkapkan Hayadi, Bendahara Desa Popenga bahwa pemerintah juga membuka jalan tani untuk para pekebun yang memudahkan pengangkutan hasil panen menuju perkampungan. “Pada Tahun ini kami juga mengangarkan dana untuk Jalan tani dengan sumber dana ADD. Hal itu untuk mendukung sarana transportasi pengangkutan hasil panen petani, karena kebanyakan kebun ataupun sawah disini jauh dari perkampungan sekitar tiga sampai 6 kilo meter,” ungkapnya.

“Untuk biaya percetakan sawah kami menggunakan Dana Alokasi Desa (DAD). Yang dibagi dalam lima dusun antara lain, Urekang,Batannato,Ba’balombi,Pebarugaan dan Pullao. Jumlah dana yang kami gunakan adalah Rp 527.552.447 ( lima ratus dua puluh tujuh juta lima ratus lima puluh dua ribu empat ratus empat puluh tujuh rupiah) dari sekitar delapan ratus juta jumlah keseluruhan DAD.

Dan sisanya untuk rehab jembatan gantung,air bersih,talud perkampungan, dan pembangkit listrik tenaga air di untuk dusun Tanete dan Dusun Popenga. Itulah program kami yang menggunakan DAD Tahun 2017 ini,” pungkas Hayadi.

Muhammad Saleh DP

Comments

Tinggalkan Komentar anda