Isu Strategis Pembangunan Sulbar 2017, Isu ”Agama” Dikemanakan.?

0

SuryatopNews.com – OPNI – Oleh : Syarifuddin Mandegar (Dewan Pembina Manarung Cultural Center ) Baru-baru ini Pemerintah Provinsi Sulawesi telah merumuskan 9 (Sembilan) Isu staretegis untuk pembangunan di Provinsi yang akrab dengan genre “Malaqbi” ini.

Dari 9 Isu strategis itu hanya berkutat pada persoalan Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur dan Ekonomi, good governance, wisata dan budaya. Sembilan isu strategis itu, seolah dianggap telah mewakili semua persoalan di Sulawesi Barat. Lantas bagaimana dengan persoalan Agama…? apakah Pembangunan di bidang Keagamaan tidak menjadi penting…? selain persoalan pendidikan, kesehatan dan ekonomi, Agama pun menjadi hal yang paling penting karena menyangkut persoalan moral dan etika pelaku kesehatan, pelaku pendidikan, pelaku wisata dan pemerintahan.

Pembangunan dibidang keagamaan bukan hanya menjadi urusan kementerian Agama tetapi seyogyanya hal itu juga menjadi urusan pemerintah Sulawesi Provinsi Sulawesi Barat  karena pembangunan dibidang keagamaan adalah bagian dari kebijakan Nasional di Era Pemerintahan Jokowi.

Sangatlah ironis, ditengah masyarakat Sulawesi Barat yang masih begitu kental dengan nilai-nilai religiusnya harus bertaruh dengan kemajemukan perilaku sosial modern yang kian merebak kedalam sendi-sendi kehidupan sosial di tanah Malaqbi ini, begitu pula soal Aliran-aliran radikalisme, faham-faham yang meyesatkan umat, terorisme yang setiap saat mengancam keamanan masyarakat adalah pekerjaan Rumah yang belum tuntas, sementara   para tokoh Agama, Para cendiakiawan tidak berdaya karena Agama sama sekali tidak memiliki akses dalam pembangunan. Bukan karena APBD tidak cukup membiayai tetapi dibutuhkan kebesaran jiwa pemerintah untuk menjadikan Agama sebagai bagian dari isu strategois untuk Sulbar 2017 untuk membuka akese selabar-lebarnya untuk pembangunan dibidang Keagamaan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Semua pemeluk Agama di Sulbar ini pasti mengamini bahwa apapun bentuk  pembangunan di daerah ini, pembangunan dibidang keagamaan tidak bisa diabaikan.

Gagal paham mengenai Agama sebagai bagian dari pembangunan adalah salah satu bentuk kekejaman terhadap nilai-nilai budaya masyarakat Sulawesi Barat yang lahir dari spirit doktrin Agama. Sebut saja Istilah “Malaqbi”. Istilah ini tidak hanya dipahami sebagai simbol semata tetapi Istilah ini lahir dari doktrin religius yang mencirikan Masyarakat Sulawesi Barat sebagai masyarakat yang mulia dan bermartabat.

Karena itu, sembilan (9) point isu strategis pembangunan Sulawesi Barat untuk Tahun 2017 sangatlah tidak sempurna jika pembangunan dibidang keagamaan tidak diakomodir dalam rumusam pembangunan di daerah ini. (*)

Comments

Tinggalkan Komentar anda